Sekilas Info
kita lah sang The Bang*s Kurawa yang tengah merintis
kehidupan untuk masa depan yang lebih baik. Berangkat dari beberapa perbedaan
yang memadupadankan kita semuaa menjadi saudara,teman,sahabat dan kerabat. The
Bang*s Kurawa adalah suatu species species kelas manusia yang tergolong dalam
marga Tjah Brisik Day yang mengedepankan suatu kebersamaan dalam perbedaan.
ini lah The Bang*s Kurawa Rieza Leoners Rinnii Chan d'LavigneLevine Kendra Jiwata Deni Ardiyanto. Salah
satu ritual khusus dalam pertemuan para The Bang*s Kurawa adalah
memainkan suatu hal yang sungguh amat sangat keramat bagi The Bang*s Kurawa,
entah itu dengan konsekuensi yang memberatkan bagi salah satu dari mereka.
"Kalau bagi saya pribadi sih ya mengapa hanya kita
berempat saja yang bisa begitu akrab" kata Rieza Leoners yang biasa di
panggil dengan nama Tante.
"iya, saya juga berharapnya semua para peserta WRC itu bisa
bersahabat dengan begitu akrabnya seperti kita para The Bang*s Kurawa.” Minggu,
5 Mei 2013, Rini mengatakan hal demikian saat konferensi pers berlangsung sabtu
dini hari kemarin.
“tidak hanya itu saja yang kita harapkan. Dari The Bang*s
Kurawa sendiri pun mempunyai ritual lain yang menambah kekhidmatan acara rapat.”
Deni, pengemuka The Bang*S Kurawa.
“yaaa, mereka bertiga memang betul sekali. Dan hanya sayalah
yang sangat paling mampu merasakan hal yang di maksud oleh Bang*s Deni. Dan beberapa
resiko yang paling memberatkan saya adalah mengapa hanya saya saja merakanannya”
komandan Slamet jiwata menuturkan demikian di publik.
“Sudahlah Bang*s, saya dan Rini yang mampu membuat anda
demikian. Anda tidak akan menemukan hal seperti ini di luar sana. Hanya kita
kita saja yang mampu anda merasakan konsekuensi yang anda buat sendiari. Betul tidak
Bang*s Deni?” Rieza menuturkan pembelaannya kepada pihak yang bersangkutan.
“Ya, apa yang di katakan Tante itu sangat benar adanya. Tapi
ittu semua hanyalah hiburan ritual yang sungguh wajib di The Bang*s Kurawa ini.
Tanpa itu semua The Bang*s Kurawa tidak akan berarti apa-apa.”
“ya tapi hanya saja karena waktu, kita akn jarang bertemu
lagi. Setelah kita menerima pengumuman kelulusan mungkin kita akan jalan sesuai
dengan jalan kita masing-masing. Namun komunikasi kita tetap harus jalan.”
“apapun yang terjadi The Bang*s Kurawa harus tetap satu,
jika satu sakit, maka sakit semua. Jika satu susah maka susah semua tak ada
kata deskriminasi bagi kita walau nyatanya kita memang sangat berbeda.”
“tapi itu lah kita”
Konferensi Pers yang di lakukan sabtu dini hari itu telah memenuhi
kesepakatan bahwasanya The Bang* Kurawa di resmikan pada tanggal 7 Mei 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar